ALFA Jateng-DIY

ALFA Jateng-DIY merupakan akronim dari Active Learning Facilitator Association (Asosiasi Fasilitator Pembelajaran Aktif) wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. ALFA Jateng-DIY diresmikan pada 7 Juli 2011 di kampus Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga (http://www.uksw.edu/id.php/info/detail/type/fokus/stamp/1310032939/title/pengukuhan-alfa-jateng-diy). Asosiasi ini digagas dan dibentuk oleh pegiat pembelajaran aktif dari 12 (dua belas) perguruan tinggi, yaitu Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga (UKSW), Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Universitas Islam Negeri Wali Songo Semarang (UINWS), Univeritas Tidar Magelang (UNTID), Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM), Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Widya Dharma Klaten (UNWIDHA), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta (UAD), dan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta (UINSUKA).

Secara resmi, ALFA Jateng-DIY telah mengantongi Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia nomor AHU-0019034.AH.01.07.Tahun 2016 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan Fasilitator Pembelajaran Aktif yang disahkan di Jakarta tanggal 19 Februari 2016.

ALFA Jateng-DIY memiliki kegiatan-kegiatan aktif, seperti pelatihan pembelajaran aktif, pertemuan ilmiah (seminar nasional/internasional), juga pengelolaan jurnal publikasi. Jurnal publikasi yang dikelola ALFA Jateng-DIY bernama International Journal of Active Learning (IJAL) dibantu tim jurnal UNNES. IJAL dapat diakses melalui: https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/ijal/issue/archive dan juga http://sinta2.ristekdikti.go.id/journals/detail?id=348.

Pimpinan ALFA Jateng-DIY:

  • Prof. Dr. Sukarno, M.Si./UNTIDAR Magelang (Penasehat)
  • Prof. Dr. Sudarmin, M.Si./UNNES Semarang (Ketua)
  • Assoc. Prof. Dr. Wahyu Hari Kristiyanto, M.Pd./UKSW Salatiga (Sekretaris)
  • Dr. Trianik Widyaningrum, M.Si./UAD Yogyakarta (Bendahara)